Pada umumnya, selasar dibangun sebagai akses dari satu ruang ke ruang yang lain tanpa memakan banyak lahan. Suatu bangunan memanfaatkan selasar agar ruangan lain yang dibutuhkan memiliki luasan yang cukup. Meski identik dengan kesan yang sempit, selasar bisa dibuat agar terlihat lebih luas, lho. Kuncinya ad di dekorasi yang kamu gunakan. Dekorasi apa saja yang dibutuhkan?

Letakkan Dekorasi yang Menjadi Statement pada Ujung Selasar

Ada banyak pilihan dekorasi yang bisa menjadi statement pada selasar, misalnya cermin dengan bingkai yang unik, kolase foto keluarga, dekorasi vas bunga, atau lukisan. Adanya statement pada ujung selasar membuat fokus orang yang melewatinya tertuju pada statement item milikmu, bukan pada luasan selasar yang sempit.

Menggunakan Cermin pada Salah Satu Sisi Selasar

Cermin seringkali menjadi siasat yang ciamik untuk membuat suatu ruangan terkesan luas karena bisa memantulkan bayangan objek di depannya. Bingung memilih cermin yang tepat? Cukup sesuaikan pilihan cermin dengan gaya dekorasi yang diinginkan. Misalnya untuk selasar yang modern dan minimalis, kamu bisa gunakan cermin besar tanpa bingkai pada salah satu sisi ruangan. Ingin gaya yang lebih klasik dan elegan? Gunakan cermin ukuran sedang dengan bingkai klasik.

Pilih Warna Dekorasi Selasar yang Cenderung Terang

Gunakan dekor ruangan pada selasar dengan warna yang terang. Warna putih gading, krem, abu-abu muda atau warna-warna pastel bisa menjadi pilihan kamu. Terapkan warna-warna tersebut pada dinding melalui wallpaper atau hiasan dinding lainnya. Hindari warna-warna gelap karena hanya akan membuat selasar terasa semakin sempit. Bila ingin memakai warna gelap, jadikan sebagai aksen. Contohnya memakai lantai parketberwarna gelap.

Buat Pencahayaan yang Optimal pada Selasar

Sama halnya seperti warna, pilihlah pencahayaan yang terang dan optimal. Pencahayaan optimal yang dimaksud tidak hanya terang, tetapi juga penyusunan lampu yang baik dan pemilihan watt lampu yang tepat. Idealnya, lampu pada selasar disusun dengan rapi, sejajar lurus mengikuti ruang selasar.

Kalau ingin menggunakan chandelier (lampu gantung kristal), pastikan ukurannya proporsional dengan luasan selasar agar tidak terkesan membebani. Cukup gunakan lampu downlight serta hindari penggunaan lampu yang ditempel pada dinding. Memakai lampu tanam juga bisa kamu pertimbangkan.

Pajang Foto atau Karya Seni

Pada umumnya orang-orang akan memajang dekorasi yang bisa ditempel atau digantung di dinding agar selasar pada bangunan tidak membosankan, entah berupa foto atau karya seni seperti pajangan lukisan. Tapi ada dua hal yang perlu diperhatikan ketika kamu ingin memajang dekorasi-dekorasi dua dimensi.

Pertama, ukuran foto atau karya seni yang kamu pajang harus sesuai dengan selasar. Hindari foto atau karya seni yang terlalu besar karena akan sulit untuk dilihat dalam ruangan yang sempit.

Kedua, pajang dekorasi tersebut sejajar dengan mata (eye level) agar lebih nyaman untuk dilihat walaupun sedang berada di selasar.

Hindari Penggunaan Storage

Walaupun kamu bisa mengeksplor dekorasi untuk selasar, ada baiknya kamu menghindari penggunaan sistem penyimpanan (storage) pada selasar karena hanya akan memakan tempat. Bila kamu memasang sistem penyimpanan di selasar, sirkulasi ruang akan semakin lebih kecil. Lagipula, fungsi selasar sendiri lebih berfokus pada sirkulasi udara di area transisi ruang, bukan ruang kosong untuk menyimpan sesuatu.

Ingin Dinding Bermotif? Gunakan Wallpaper Motif Kecil

Jika kamu ingin menghias selasar rumah dengan lebih unik, sah-sah saja bila kamu memasang wallpaper bermotif. Tapi sebaiknya pilih wallpaperdengan motif yang relatif kecil karena akan memberikan kesan ruang yang lebih luas. Bila kamu menggunakan motif yang besar, selasar akan terasa sempit. Motif yang besar juga akan lebih sulit untuk dilihat saat melewati selasar. Hindari campuran motif. Jika ingin memadukannya dengan warna lain, cukup padukan dengan dinding yang polos.

Manfaatkan Pencahayaan Alami pada Selasar

Bila rumah kamu masih dalam tahap perancangan dan ada selasar di dalamnya, cobalah untuk mengatur posisi selasar agar bisa terkena sinar matahari dengan baik. Selasar yang ukurannya sempit akan langsung terasa luas bila terkena pencahayaan alami dari sinar matahari.

Pemasangan jendela pada salah satu sisi menjadi opsi yang pas agar selasar kamu mendapat pencahayaan alami yang optimal. Kamu juga bisa berkreasi dengan memasang kaca jendela pada bagian atas selasar, nggak hanya di bagian samping saja. Menarik, kan?