Saat sedang menghias kamar tidur ataupun rumah, para hipster seringkali bereksperimen dan melakukan percobaan-percobaan kreatif. Mereka nggak begitu peduli dengan beberapa aturan dalam penataan ruang yang biasanya diterapkan. Mereka lebih suka menghias ruangan dengan cara mereka sendiri.

Meskipun begitu, bukan berarti hasil eksperimen dari para hipster ini jelek dan nggak patut untuk kamu ikuti. Justru karena mereka telah mencoba melakukan eksperimen beberapa kali, mereka menghasilkan beberapa penemuan dekorasi yang baru. Ingin tahu bagaimana cara para hipstermendekorasi rumah mereka? Simak artikel ini sampai habis!

1. Mulai dekorasi dari focal point

Dari banyaknya percobaan yang dilakukan, para hipster menyadari awal mula  mendekorasi ruangan sebaiknya dilakukan  dengan menentukan item dekorasi yang akan dijadikan sebagai focal point ruangan. Item dekorasi ini akan menjadi fokus dari dekorasi ruangan, sekaligus menjadi penyatu dari konsep interior rumah yang ingin ditampilkan.

Beberapa bagian ruangan yang bisa digunakan sebagai focal point di antaranya adalah bagian tengah ruangan atau dinding yang lebih menonjol. Kemudian, para hipster menempatkan dekorasi unik pada bagian ruangan ini, seperti hiasan dinding dari kain, karpet, cermin, galeri foto, rak buku warna-warni, bahkan lampu LED.

2. Lebih hidup dengan unsur organik

Disamping suka mencoba hal-hal baru, para hipster juga berjiwa petualang. Oleh karenanya, mereka selalu ingin mendatangkan elemen alam ke dalam ruangan, seperti tanaman hias dan lantai kayu. Bagi mereka dekorasi organik ini memancarkan kehidupan diantara jajaran benda-benda mati yang ada di rumah.

Ciptakanlah sudut adem di ruangan dengan menempatkan beberapa jenis tanaman hias, baik yang digantung, maupun yang ditempatkan di dalam pot bunga.

3. Aksen dari Permainan Tekstur

Para hipster suka sekali dengan permainan motif, maka nggak jarang mereka menggunakan karpet bermotif, wall sticker, atau gambar mural sebagai aksen di ruangan. Namun, penggunaan item dekorasi yang halus, licin, dan tak menampilkan tekstur ternyata membuat ruangan terasa dingin dan monoton, meskipun telah ramai dengan motif. Mereka pun akhirnya memadukan berbagai item dekorasi yang memiliki tampilan tekstur yang berbeda.

4. Lengkapi dengan Sentuhan Personal

Bagi para hipster benda-benda dekorasi adalah pemberi identitas. Selalu sertakan benda-benda yang memiliki nilai personal, seperti foto dari masa ke masa, koleksi mainan, boneka kesayangan, buku favorit, hiasan yang kamu beli di tempat-tempat yag kamu kunjungi, bahkan bantal. Item dekorasi yang penuh memori dan berharga ini bisa menghindari kamu dari rasa asing saat berada di rumah sendiri. Kamu pun selalu merasa menjadi bagian dari tempat tinggalmu.

5. Kembali ke Elemen Klasik

Meski berani mencoba berbagai hal baru, nggak ragu menerapkan variasi warna, dan menggemari permainan motif dan tekstur, ternyata elemen klasik selalu menjadi andalan para hipster. Mereka memadukan penggunaan dekorasi modern dengan furnitur lama sehingga menampilkan kesan eklektik yang memikat

6. Dekorasi Unik Jadi Kejutan

Kesempurnaan bukanlah segalanya. Penataan yang terlalu rapi dan presisi justru membuat ruangan jauh dari kesan semarak dan dinamis. Nah, para hipster ini jelas nggak suka dengan sesuatu yang mudah ditebak seperti itu. Tempatkanlah item-item dekor unik, atau bahkan hal-hal yang mengerikan sebagai elemen surprise di dalam ruangan.

7. Space Kosong Bukan Hal Negatif

Selain pintar mendekorasi, para hipster tahu banget gimana caranya memanfaatkan area kosong. Tapi, jangan berpikir kalau area ini mereka gunakan sebagai tempat penyimpanan tambahan, justru mereka membiarkan space kosong ini begitu saja. Bagi mereka, bisa leluasa bergerak itu lebih dari apa yang mereka butuhkan. Mereka rela mengorbankan barang-barang pioritas untuk dibuang demi mendapatkan kenyamanan tersebut.

Gimana, nggak sulitkan mencoba cara para hipster mendekorasi ruangan? Nggak perlu ragu, kerahkanlah sedikit keberanian dan kreatifitasmu untuk mencobanya!